Jilbab dan Identitas Gender

JILBAB & IDENTITAS GENDER
Salah satu hal yang paling kami perhatikan dalam pendidikan anak-anak di rumah adalah tentang gender. Sejak dini, duo D harus paham mereka adalah either laki-laki (DeLiang) atau perempuan (Daisy). Tak mungkin mengganti jenis kelamin mereka.
Dan jilbab adalah salah satu tools paling efektif untuk mengenalkan perbedaan gender pada mereka.
"Boys do not wear hijab!" urai Daisy saat ia mulai menggunakan hijab setahunan yang lalu. "Girls wear hijab!" Lanjutnya.
Dalam perkembangan dunia yang sudah mulai samar-sama identitas gender, setiap keluarga muslim harusnya mulai disiplin menumbuhkan pengetahuan tentang gender di dalam rumah. Mengenalkan hal-hal yang tak boleh dilakukan lintas gender. Ini penting untuk menjaga fitrah mereka.
Jilbab juga sarana untuk mengenalkan tentang aurat. Bahwa perempuan, harus menutupi mahkotanya ketika dewasa, dan pembiasaan ini harus dimulai sejak dini. Karakter baik saja dikenalkan sejak dini bukan? Apalagi tentang menjaga aurat.
Di sekolah Daisy pun mereka sangat menghormati pilihan kami dalam mendidik Daisy. Tidak ada protes atas model pakaian, pilihan warna, atau hal-hal prinsipil seperti kehalalan makanan ketika Daisy di sekolah. Mereka tahu dengan values kami dan kami sangat bangga dengan identitas keislaman kami.
Kenapa harus malu mengakui kami muslim? Saya dan istri selalu mengedepankan integritas, kejujuran, dan kerja keras selama menjalani peran kami sebagai mahasiswa S3 di Univ of Bristol. Supervisor2 kami sangat tahu itu. Karakter ini juga menjadi simbol wajah seorang muslim yg sesungguhnya.
Bukti bahwa istri yang seorang muslimah masih bisa melanjutkan pendidikan hingga jenjang Doktoral adalah sinyal yang terang benderang bahwa perempuan muslim tidak dibatasi dengan pakaiannya, ruang geraknya tetap prima, mimpi-mimpinya juga bisa terealisasikan dengan baik tanpa mengenyampingkan peran utamanya sebagai madrasah bagi anak2 di rumah.
Jangan takut mendidik anak2 dengan identitas mereka yang kuat. Values itu akan tertanam lama hingga dewasa.
Komentar
Posting Komentar